Reuters Institute dalam Digital News Report 2026 mencatat bahwa media sosial dan platform video telah menjadi sumber berita paling populer secara global.1
Pergeseran ini membuat cara promosi bisnis di media juga ikut berubah. Promosi bisnis kini perlu melihat media sebagai ekosistem yang lebih luas dari sekadar ruang editorial formal.
Bisnis tidak cukup hanya mengejar publikasi. Pesan yang disampaikan juga harus relevan, kredibel, mudah ditemukan, serta sesuai dengan karakter salurannya.
Cara Memanfaatkan Media Online untuk Promosi Bisnis
Berikut empat strategi utama cara promosi bisnis di media online untuk membangun kredibilitas dan memperluas jangkauan pesan:
1. Publisitas Organik melalui Media Relations

Media relations bertujuan mendapatkan publikasi organik dari menjalin hubungan timbal balik dengan media. Ini adalah salah satu cara promosi bisnis di media massa yang efektif.
Ada tiga cara, yaitu:
- Press release,
- Membangun contact list jurnalis,
- Media partner.
Mari bahas satu per satu.
Menurut Cision 2026 State of the Media Report, 66% jurnalis masih mengandalkan konten PR termasuk press release sebagai sumber ide berita.2 Ini menunjukkan bahwa press release tetap relevan, selama isinya punya nilai berita dan dikirim ke media yang tepat.

Gunakan press release pada saat peluncuran produk, ekspansi bisnis, kolaborasi strategis, program sosial, pencapaian perusahaan, dll.
Strategi lainnya adalah membangun contact list jurnalis. Pastikan itu berisi daftar jurnalis yang membahas topik yang relevan dengan bisnis Anda.
Pendekatan ini penting karena jurnalis umumnya menerima banyak pitch setiap hari. Jika materi tidak sesuai dengan bidang liputan mereka, besar kemungkinan email Anda terkubur di kotak masuk.
Selain itu, Anda bisa menjajaki peluang kolaborasi media partner. Ini cocok untuk memfasilitasi pemberitaan event, kampanye edukasi, atau program CSR.
Namun, perlu diingat bahwa kerja sama ini tidak selalu gratis, tergantung perjanjian kedua belah pihak.
2. Placement Konten Berbayar

Publisitas organik penting, tetapi tidak semua pesan bisnis bisa menunggu diliput media. Cara promosi bisnis di media untuk kebutuhan kampanye jangka pendek adalah menggunakan strategi konten berbayar.
Formatnya berupa:
- Advertorial,
- Sponsored article,
- Native ads,
- Paid promote di media sosial.
Pertama, advertorial menyediakan ruang untuk edukasi produk yang lebih panjang. Anda bisa menjelaskan masalah, solusi, keunggulan, dan call-to-action (CTA).
Kemudian ada format native ads, yakni iklan yang tampil menyatu dengan lingkungan media tempat konten tersebut muncul. Namun, konten seperti ini biasanya tetap punya penanda kolaborasi komersial.

FTC menekankan pentingnya disclosure dalam native advertising agar audiens memahami bahwa konten tersebut bersifat berbayar.3 Pasalnya, promosi yang terlalu “disamarkan” justru akan merusak kepercayaan audiens.
Sementara itu, paid promote di akun media sosial seperti homeless media saat ini sering dilakukan brand jika membutuhkan distribusi cepat.

Meski efektif, memilih akun media sosial untuk paid promote tidak boleh hanya melihat jumlah followers. Anda perlu mengecek engagement, kualitas komentar, relevansi audiens, konsistensi konten, dan reputasi akun tersebut.
DataReportal mencatat YouTube memiliki 151 juta pengguna di Indonesia pada akhir 2025, sedangkan TikTok memiliki 180 juta pengguna usia 18 tahun ke atas.4 Angka ini menunjukkan peluang besar di setiap platform, tetapi efektivitas kampanye tetap bergantung pada pemilihan saluran yang tepat.
3. Menjadi Sumber Ahli bagi Media

Bisnis tidak harus selalu masuk media dengan membawa pesan promosi langsung. Dalam banyak kasus, brand membangun reputasi dengan cara menjadi sumber ahli.
Founder, manajer, praktisi, atau tim internal perusahaan bisa memberikan komentar tentang isu yang sedang ramai di internet. Contohnya, seorang engineer perusahaan teknologi memberikan insight tentang keamanan siber. Ini adalah cara promosi bisnis di media online yang subtil namun powerful.

Dengan menjadi sumber tepercaya, brand akan dikenal sebagai pihak yang kredibel dan layak diwawancarai.
Selain komentar, bisnis Anda juga bisa merilis konten thought leadership seperti laporan berisi wawasan baru terkait topik tertentu di industri.
Dari laporan Cision, mereka juga menyebutkan jurnalis butuh akses ke data dan pakar untuk memperkuat kerja newsroom. Melalui data-data yang relevan, perusahaan Anda dapat menjadi rujukan utama media.
4. Optimalisasi SEO pada Kampanye PR

Konten promosi yang tayang di media akan lebih bernilai jika visible di hasil pencarian audiens target. Di sinilah SEO menjadi penting dalam praktik PR digital.
Bukan hanya SEO website, tetapi juga media sosial. Dalam beberapa tahun terakhir, platform media sosial telah berevolusi menjadi mesin pencari bagi generasi lebih muda.
Sebagai contoh, TikTok, yang berkat algoritma AI/ML berkembang dari aplikasi hiburan menjadi sarana pencarian informasi.5
Ditambah lagi, sekarang postingan media sosial bisa muncul dalam pencarian organik Google.

Menurut Google Search Central, SEO membantu mesin pencari memahami konten dan membantu pengguna menemukan informasi yang mereka butuhkan.6 Prinsip ini juga relevan untuk publikasi media.
Jangan hanya tulis artikel atau caption dengan angle “Brand X Meluncurkan Layanan Baru”. Buat tulisan lebih relevan dengan pencarian calon pelanggan menggunakan keyword tertentu.
Promosi di Media Perlu Strategi, Bukan Sekadar Tayang
Strategi mana yang sebaiknya dipilih?
Pilih sesuai tujuan kampanye PR Anda:
- Media relations → untuk kredibilitas dan brand awareness organik.
- Advertorial/native ads → kontrol pesan dan edukasi mendalam.
- Paid promote → mendapatkan awareness cepat dan untuk promosi musiman.
- Pendapat ahli → membangun otoritas dan kepercayaan.
- SEO PR → visibilitas jangka panjang di mesin pencari.
Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan kekurangan. Jadi, pertimbangkan dengan matang sebelum memutuskan.
Cara promosi bisnis di media yang tepat akan membuat brand Anda lebih dikenal, dipercaya, serta lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.
Publikasimedia dapat membantu bisnis mendistribusikan press release ke berbagai media online yang relevan. Strategi distribusi yang terarah membuat pesan bisnis Anda tersebar luas ke audiens target, sekaligus mendapat kepercayaan untuk mendukung reputasi brand.
Referensi (terakhir diakses pada 21/6/2026):
- Sumber berita paling populer secara global. https://reutersinstitute.politics.ox.ac.uk/digital-news-report/2026/dnr-executive-summary ↩︎
- Jurnalis masih mengandalkan konten PR sebagai sumber ide berita. https://www.cision.com/resources/guides-and-reports/sotm/ ↩︎
- Pentingnya disclosure dalam native advertising. https://www.ftc.gov/business-guidance/resources/native-advertising-guide-businesses ↩︎
- Data pengguna internet di Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2026-indonesia ↩︎
- TikTok berevolusi menjadi mesin pencari. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2772503025000106 ↩︎
- Prinsip SEO menurut Google. https://developers.google.com/search/docs/fundamentals/seo-starter-guide?hl=id ↩︎