PROMO Terbatas! Nerbitin Berita untuk Branding di Media Nasional Indonesia Hanya 700 Ribu, Cek Disini

Apa Itu User Experience & Contohnya

Jasa Press Release Media Nasional

🚀🚀🚀

Garansi terbit 100%, harga terjangkau, dan penerbitan cepat.

Memahami apa itu user experience (UX) akan lebih mudah dengan contohnya supaya tidak tertukar dengan pengertian user interface (UI).

Keduanya memang saling berkaitan, tetapi cakupannya berbeda. 

Berikut kami jelaskan apa itu user experience. Bukan cuma dari segi desain website atau aplikasi, melainkan gambarannya secara umum.

Apa yang Dimaksud dengan User Experience?

User experience adalah pengalaman secara keseluruhan ketika pengguna berinteraksi dengan produk atau layanan. Dimulai dari pengguna mengenalnya, memakainya dan kepuasan mereka terhadap produk atau layanan tersebut. [1]

apa itu user experience

Bisa dibilang user experience lebih berfokus pada pemahaman mendalam tentang penggunanya. Itulah kenapa UX harus menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

Apa yang pengguna butuhkan?

Apa yang menjadi keterbatasan pengguna?

Bagaimana cara memecahkan masalah pengguna?

Apa Perbedaan UI dan UX?

apa itu user experience

Sederhananya, UI adalah bagian dari UX. Lihat diagram di atas.

UI berurusan dengan tampilan dan fungsi sebuah produk atau layanan. Sedangkan UX lebih pada interaksi pengguna secara lebih luas.

Riset tentang UX biasanya dilakukan terlebih dahulu supaya dapat mengetahui apa kebutuhan pengguna.

Setelah itu, baru desainer UI akan mewujudkan hasil riset UX ke dalam tampilan visual.

Ada sebuah kutipan populer dari Steve Jobs tentang apa itu user experience.

“Anda harus memulai dengan pengalaman pelanggan kemudian mengerjakan teknologinya – bukan sebaliknya.”

Steve Jobs [2]

Contoh User Experience

Katakanlah Anda seorang anak kos. Di akhir bulan, ketika pegangan uang menipis, muncul hasrat ingin membeli makanan enak favorit.

Kemudian Anda melihat iklan GoFood yang sedang mengadakan program promo.

Buru-buru Anda membuka aplikasinya dan memesan makanan dengan memasukkan kode promo yang ada di iklan tadi. 

Ternyata kodenya masih berlaku. Anda mendapat diskon 50% dari promo tersebut.

Berselang 30 menit, pesanan pun datang. Anda akhirnya bisa menikmati makanan enak favorit meski uang sudah menipis berkat promo GoFood.

apa itu user experience

Penjelasan

Proses keseluruhan sejak Anda melihat iklan sampai makanan tiba adalah user experience

Pada prosesnya, UI juga berperan. Dalam kasus ini tampilan aplikasi Gojek memudahkan Anda untuk bertransaksi, termasuk saat memasukkan kode promo.

Selebihnya, user experience adalah tentang rasa. Anda senang karena mendapat promo dan puas menikmati makanannya.

Dampak lebih besar dari UX adalah brand experience. Mungkin saja selanjutnya Anda menjadi pelanggan loyal dari Gojek.

Faktor-faktor yang Memengaruhi UX

Anda pasti sering mendengar profesi desainer UX. Pertanyaannya, apakah berarti seseorang bisa secara sengaja mendesain pengalaman pengguna?

Sebenarnya, tidak

Akan tetapi, setidaknya Anda bisa menciptakan kondisi supaya kemungkinan besar pengguna mendapatkan pengalaman positif.

Menurut User Experience Honeycomb [3] dari Peter Morville, terdapat tujuh  faktor yang dapat memengaruhi UX positif, yaitu:

  • Berguna: Sebuah produk harus ada kegunaannya atau memenuhi suatu kebutuhan.
  • Bermanfaat: Berguna saja belum cukup, tetapi juga harus bermanfaat. Artinya orang-orang bisa menggunakannya dengan mudah.
  • Diinginkan: Tampilan visual produk harus menarik dan membangkitkan antusiasme pengguna‎.
  • Dapat ditemukan: Produk yang pengguna inginkan harus mudah mereka temukan.
  • Dapat diakses: Semua orang harus dapat mengakses produk atau layanan termasuk penyandang disabilitas.
  • Kredibel: Pengguna harus percaya terhadap apa yang Anda sampaikan.
  • Bernilai: Harus memiliki nilai yang berkontribusi meningkatkan kepuasan pengguna.

Intinya, desainer user experience berarti bertugas membuat sebuah produk (digital atau fisik) menjadi berguna, bermanfaat dan bernilai.

Kenapa User Experience Itu Penting?

Pengalaman pengguna memegang peranan penting dalam kesuksesan bisnis. Mengabaikannya adalah keputusan yang sangat tidak bijak.

Pasalnya, UX bisa mendatangkan sekaligus mempertahankan basis pengguna. 

Ketika mereka sama sekali tidak menikmati pengalaman saat menggunakan produk Anda, maka akibatnya antara lain:

  • reputasi jadi buruk,
  • pengguna pindah ke kompetitor, 
  • bisnis mengalami kerugian, dll.

Menurut buku “The Trillion Dollar UX Problem” [4] setiap 1 USD yang diinvestasikan untuk UX bisa menghasilkan pengembalian hingga 100 USD.

Itu sebabnya UX sangat penting untuk keberhasilan sebuah produk atau layanan. 

“Dampak UX sangat jelas: semakin puas pengguna, semakin besar kemungkinan mereka untuk melakukan apapun yang Anda harapkan.”

Abby Covert

Penutup

Setelah memahami apa itu user experience, mulai pikirkan tentang itu saat membuat produk digital atau fisik. Tidak masalah jika harus mengeluarkan uang untuk berinvestasi pada UX karena hasilnya sangat sepadan.

WhatsApp
Facebook
Twitter

Tinggalkan komentar

12 − 12 =