Website cepat terindeks Google adalah satu hal, tetapi untuk bisa direkomendasikan oleh mesin pencari Anda butuh usaha lain.
Anda perlu menerapkan beberapa cara agar website muncul di pencarian Google pengguna.
Apa saja itu?
Pada artikel ini Publikasimedia akan memberi panduan supaya website mendapatkan visibilitas tersebut.
Cara Ampuh Memenangkan Peringkat di Mesin Pencari
Mengutip Wordstream1, berikut upaya-upaya yang dapat Anda lakukan:
1. Gunakan Jalur Instan Melalui Iklan Google Ads
Ketika Anda mengimplementasikan strategi optimasi mesin pencari (SEO), dampaknya tidak langsung terlihat saat itu juga. Khususnya website baru, mungkin butuh waktu hingga berbulan-bulan.
Solusi paling cepat jika Anda ingin website langsung direkomendasikan di pencarian teratas Google adalah dengan memasang iklan Google Ads.

Platform iklan milik Google ini berbasis PPC (Pay Per Click). Anda bisa mengatur kampanye iklan agar website tampil saat seseorang mengetik keyword tertentu. Biaya per kliknya sendiri bervariasi, tergantung tingkat persaingan keyword, relevansi, dan kualitas iklan.
2. Bidik Kata Kunci Spesifik (Long-Tail Keywords)
Cara agar website muncul di pencarian Google halaman 1 bagi bisnis yang baru merintis adalah dengan menghindari medan pertempuran yang terlalu berat.
Dalam dunia SEO ada istilah Keyword Difficulties (KD). Makin tinggi KD, berarti makin sulit persaingannya di hasil pencarian organik maupun iklan. Kesalahan banyak pemula adalah menargetkan keyword pendek yang sangat umum dan memiliki KD tinggi.

Contohnya, jika Anda menjual sepatu, membidik keyword “sepatu lari” adalah langkah yang kurang tepat. Keyword tersebut sudah dikuasai oleh brand dan marketplace besar dengan anggaran pemasaran miliaran rupiah.
Solusinya?
Gunakan frasa spesifik yang mencerminkan niat beli pelanggan yang sudah matang. Strategi ini sering disebut sebagai long-tail keywords.
Alih-alih menargetkan “sepatu lari”, coba optimasi kalimat pencarian seperti “sepatu lari pria untuk trail run” atau “sepatu running lokal 200 ribuan”.

Keunggulan long-tail keyword menurut Semrush2:
- Persaingan lebih rendah dibanding kata kunci umum.
- Tingkat konversi lebih tinggi karena lebih sesuai dengan maksud pencarian pengguna.
- Membantu website baru atau bisnis kecil bersaing dengan brand besar.
Meskipun jumlah orang yang mencari mungkin lebih sedikit, tetapi saingannya tidak banyak. Alhasil, website Anda jauh lebih berpeluang muncul di halaman pertama dan mendatangkan pembeli yang memang sudah siap bertransaksi.
3. Terbitkan Artikel Blog Edukatif Secara Rutin
Selanjutnya, website yang hanya berisi teks statis dan jarang diperbarui isinya akan dianggap “thin content” karena minim interaksi serta kurang bernilai.3

Itulah alasan salah satu cara agar website muncul di pencarian Google adalah dengan membuat halaman blog berisi artikel yang menjawab masalah atau pertanyaan umum pelanggan.
Contohnya, jika Anda memiliki website bisnis jasa laundry sepatu, maka buatlah artikel blog berjudul “Solusi Unyellowing Sepatu Putih Menggunakan Lemon”.

Dengan memberikan tips bermanfaat seperti itu, bisnis Anda terlihat ahli dalam perawatan sepatu. Hal ini meningkatkan kepercayaan calon pelanggan terhadap layanan laundry sepatu Anda.
Intinya, setiap artikel yang Anda terbitkan menjadi pintu masuk menuju halaman utama website. Dengan begitu, walaupun halaman utamanya sendiri tidak muncul di pencarian teratas, bisnis Anda tetap dapat terekspos melalui artikel yang ditemukan calon pembeli yang sedang mencari solusi di internet.
Konten blog seperti apa yang sebaiknya diterbitkan?
Kami menyarankan jenis konten evergreen. Selain selalu tinggi pencariannya sepanjang waktu, Anda juga tidak perlu terlalu sering memperbarui informasi di dalamnya.
4. Buat dan Optimasi Google Profil Bisnis
Untuk mendominasi pencarian Google lokal di kota Anda, manfaatkan layanan gratis bernama Google Profil Bisnis.
Terutama bagi Anda yang memiliki toko fisik, restoran, atau kantor, hadir di fitur pencarian lokal bawaan Google adalah sebuah kewajiban mutlak.
Segera klaim dan verifikasi bisnis Anda di platform tersebut. Lengkapi setiap detail informasinya dengan benar. Masukkan nama bisnis, alamat lengkap, titik peta yang akurat, nomor WhatsApp yang aktif, jam operasional, website, hingga foto-foto produk dan suasana toko.

Lokasi Maps yang muncul di rekomendasi pencarian lokal teratas pasti sudah terdaftar di Google Profil Bisnis.
Melalui Profil Bisnis, website Anda berpeluang besar muncul di halaman teratas pencarian lengkap dengan Call to Action (CTA) seperti penunjuk arah, panggilan telepon, atau klik website.
5. Distribusikan Press Release di Media Nasional
Halaman website tidak muncul di pencarian Google bisa terjadi karena algoritma menganggap situs Anda kurang memiliki otoritas.
Konten harus menunjukkan pengalaman, keahlian, otoritas, dan kredibilitas.
Google4
Dalam dunia SEO, mesin pencari melihat seberapa banyak website lain mereferensikan website Anda. Jika tidak ada yang membicarakannya di internet, Google ragu untuk merekomendasikan website Anda ke pengguna.
Publikasimedia menawarkan layanan distribusi press release ke lebih dari 100 portal berita tepercaya untuk mengatasi krisis otoritas website bisnis Anda.
Dengan mendapat brand mention dari portal berita tepercaya yang memiliki otoritas tinggi di mata Google, perlahan tapi pasti website Anda akan mulai muncul dalam pencarian pengguna.

6. Segarkan Kembali Konten Lama yang Mulai Usang
Konten evergreen sekalipun tetap butuh penyegaran. Pasalnya, jika isi konten outdated, peringkatnya akan terus turun dan tidak lagi muncul di pencarian Google.
Katakanlah sebuah website jasa arsitek menulis artikel tentang “Tren Desain Interior” beberapa tahun lalu. Bahasan tersebut mungkin tidak relevan lagi dibaca pada tahun ini karena trennya sudah berubah. Jika ada kompetitor yang menulis tren terbaru, otomatis posisi halaman website Anda akan tergusur karena dianggap menyajikan informasi usang.
Oleh karena itu, cek dan lakukan penyegaran konten secara rutin. Cara agar website muncul di pencarian Google tidak harus selalu menulis dari nol lagi setiap hari, tetapi cukup audit kembali halaman atau artikel blog lama.
Contoh penyegaran konten misalnya:
- Menambahkan tren terbaru tahun ini
- Memperbarui data statistik.
- Memperbaiki tautan yang rusak.
- Mengganti gambar pendukung agar terlihat lebih relevan.
7. Optimalkan Postingan di Media Sosial
Terakhir, cara agar website muncul di pencarian Google juga terus berevolusi. Seiring pembaruan algoritma (Juli 2025), Google makin aktif mengindeksasi konten dari platform media sosial secara langsung di hasil pencarian.5

Oleh karena itu, saat ini media sosial bukan lagi sekadar alat promosi, melainkan menjadi perpanjangan dari SEO website Anda.
Caption yang Anda tulis di video pendek Reels atau TikTok akan diperhitungkan oleh Google untuk direkomendasikan ke pengguna jika informasinya memang relevan.
Jadi, silakan optimasikan kembali konten dan profil media sosial agar mudah ditemukan di pencarian dalam platform sekaligus muncul di Google.
Terapkan strategi social SEO pada postingan, seperti:
- Masukkan keyword yang biasa dicari orang di Google pada caption postingan Anda.
- Tambahkan alt text pada gambar di Instagram, Facebook, atau X supaya gambar Anda muncul di Google Images.
- Gunakan tag lokasi pada postingan jika ingin muncul di pencarian lokal.
DailySEO ID mengatakan aktivitas di media sosial memang tidak secara langsung memengaruhi peringkat Google.6 Namun, interaksi sosial dapat meningkatkan visibilitas konten dan peluang mendapatkan backlink.
Konsistensi Menjadi Kunci Memenangkan Persaingan Pencarian Google
Kesimpulannya, cara agar website muncul di pencarian Google itu bukan cuma satu jurus. Ada banyak hal yang perlu dilakukan secara beriringan dan konsisten dalam jangka panjang.
Terlebih lagi, hadirnya fitur AI Overview di hasil pencarian Google juga menuntut Anda untuk beradaptasi dengan Generative Engine Optimization (GEO).
Saran kami, fokus saja memproduksi konten bermanfaat yang relevan untuk pelanggan dan perkuat otoritas bisnis secara maksimal melalui layanan publikasi press release dari Publikasimedia agar posisi website Anda makin kokoh.
Referensi (terakhir diakses pada 26/2/2026):
- Cara membuat website lebih terlihat di Google. https://www.wordstream.com/blog/ws/2020/11/17/website-visibility ↩︎
- Panduan tentang long-tail keyword. https://www.semrush.com/blog/how-to-choose-long-tail-keywords/ ↩︎
- Kriteria website dengan low quality konten. https://www.pageonepower.com/linkarati/what-does-google-consider-low-quality-content ↩︎
- Panduan Google tentang helpful content. https://developers.google.com/search/docs/fundamentals/creating-helpful-content?hl=id ↩︎
- Google mulai mengindeksasi postingan Instagram. https://acadia.io/jared-belsky-featured-in-the-drum-for-leading-industry-wide-campaign-80-57 ↩︎
- Dampak media sosial pada SEO. https://www.dailyseo.id/umum/dampak-media-sosial-pada-seo/ ↩︎