Contoh Press Release Covid-19 Penambahan Dosis Vaksin

Mohon doa bagi siapapun yang membaca artikel ini, agar wabah Covid-19 di Indonesia cepat usai, dan rutinitas kembali normal. Aamiin

Press release jenis ini umumnya dijadikan sarana untuk mendistribusikan suatu informasi terhangat kepada publik secara berkala mengenai peristiwa Covid-19 dan proges yang sedang berlangsung di suatu daerah tertentu.

Lazimnya, pewartaan ini dipublikasikan secara aktual, singkat, objektif, komprehensif, menarik dan tersegmentasi  oleh public relation dari Kemenkes RI mengandalkan media online (sosial media dan website resmi) maupun offline, yang akan menjadi dasar bagi platform penyaluran informasi lain untuk melakukan diseminasi.

Pemberitahuan yang dirilis mengenai peristiwa Covid-19 ini, memberikan manfaat bagi khalayak untuk mengetahui progres kasus Covid-19 yang terjadi pada suatu daerah. Sehingga masyarakat dapat tahu, mau dan mampu membantu pemerintah dalam upaya menekan angka penularan Covid-19.

Dalam proses penyusunan pemberitaan mengenai peristiwa Covid-19, penulis perlu menggunakan format 5W + 1H dengan lebih menekankan soal detail kegiatan dan kemajuan Covid-19 yang sedang berlangsung di suatu daerah. 

Publisitas tersebut akan menjadi informasi tersendiri bagi masyarakat yang datang mengunjungi Fasilitas Kesehatan (Faskes) tertentu untuk melakukan swab test hingga vaksin.

Kalimat persuasif dan edukatif bagi masyarakat untuk dapat mematuhi protokol kesehatan perlu dimuat dalam penyiaran pers jenis ini. 

Silakan baca : Cara Pembuatan Press Release

Contoh Press Release Covid-19 Tema Vaksin Moderna

Kami akan memberikan 1 contoh saja, namun di akhir artikel ini kami paparkan poin poin pada siaran press covid-19 ini agar Anda bisa menemukan poin utamanya.

====

Percepat Vaksinasi Covid-19, Indonesia Menambah 819.600 Dosis Vaksin Moderna

Vaksin Moderna merupakan salah satu dari sembilan jenis vaksin yang menjadi tambahan senjata andalan pemerintah untuk mendorong keberhasilan strategi pemerataan vaksinasi guna menekan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19 di Indonesia.

Perusahaan Moderna TX Incorporation yang berasal dari Amerika Serikat ini, merupakan perusahaan yang memproduksi Vaksin Moderna dan dikembangkan oleh platform manufaktur vaksin berbasis MRNA, yang kemudian disalurkan melalui skema COVAX Facility.

Setiap jenis vaksin yang ada di Indonesia, memiliki efikasi, efek samping, dosis dan segmentasi yang berbeda-beda.

Dilansir dari situs Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), tidak seperti vaksin lainnya, segmentasi Vaksin Moderna ditujukan untuk 3 golongan berikut sebagai booster (penguat vaksin sebelumnya) yaitu, para Tenaga Kesehatan (Nakes), Tenaga Penunjang Kesehatan dan warga yang belum pernah divaksin.

Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional merekomendasikan untuk penambahan dosis ke-3 Vaksin Moderna pada ketiga golongan tersebut, yang mengacu pada surat Kemenkes Nomor 71/ITAGI/Adm/VII/2021.

Selain segmentasi dari Vaksin Moderna yang berbeda, vaksin tersebut juga mengandung 100 mikrogram vaksin yang diberikan sebanyak 0.5 ml dengan 2 dosis, dalam interval 4 minggu.

Bagi kelompok masyarakat yang memiliki penyakit penyerta (komorbid) seperti penyakit jantung, diabetes, HIV/AIDS, penderita penyakit paru kronis dan obesitas berat, Vaksin Moderna ini dapat diaplikasikan secara aman pada golongan masyarakat tersebut.

Setelah mendapatkan Vaksin Moderna pada dosis pertama, pada umumnya pasien tidak akan mengalami efek samping apapun. Efek samping baru akan terasa pada vaksinasi dosis ke-2, berupa efek ringan seperti nyeri otot, nyeri sendi di tempat bekas suntikan, pusing, demam, mual dan kelelahan yang akan hilang dalam waktu beberapa hari.

Dilansir dari data yang dirilis Perusahaan Moderna pada 5 Agustus 2021, data enam bulan menunjukkan bahwa Vaksin Moderna masih memberikan keefektifitasan yang baik, dengan memberi perlindungan terhadap keparahan sebanyak 98% dan efektif mencegah kematian akibat covid-19 sebanyak 100%.

Namun, data tersebut dinilai tidak menunjukkan kinerja antisipasi vaksin terhadap varian mutasi delta covid-19 yang lebih menular.

Meski demikian, Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM), secara resmi telah mengeluarkan izin untuk pendistribusian Vaksin Moderna di Indonesia berupa Emergency Use Authorization (EUA) sejak tanggal 2 Juli 2021.

Atas rekomendasi dari Kementerian Kesehatan sekaligus izin dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM), Vaksin Moderna pun terdistribusi di Indonesia sejak tanggal 11 Juli 2021 sebanyak 3.000.060 dosis.

Sejak saat itu, Vaksin Moderna terus dipasok ke Tanah Air secara berkala. Pasokan terakhir dikirim dari Belanda sebagai bentuk bantuan, yang tiba pada tanggal 30 Oktober 2021 sebanyak 819.600 dosis. Kedatangan Vaksin Moderna kali ini, menjadi kedatangan Vaksin Moderna tahap ke-108.

Terkait dengan kedatangan Vaksin Moderna tahap ke-108 tersebut, Usman Kansong selaku Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika menuturkan bahwa total vaksin yang tiba di Indonesia menjadi sebanyak 313.155.360 dosis.

Jumlah total vaksin tersebut terdiri atas berbagai merk, dalam bentuk siap pakai maupun bahan baku yang dibeli pemerintah dan bantuan dari negara sahabat.

Menurut Usman Kansong, meskipun stok vaksin dalam negeri sudah terjamin, guna melawan hoax yang menghambat progres vaksinasi diperlukan juga upaya pemerintah untuk memasifkan edukasi pentingnya melakukan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat. Sehingga upaya percepatan dan perluasan proses vaksinasi dapat terlaksana secara optimal.

Terlepas dari hambatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate sangat mengapresiasi setiap kalangan yang telah berkolaborasi dengan baik dalam rangka percepatan vaksinasi covid-19 di Indonesia.

Berkatnya, Indonesia menempati posisi ke-5 di dunia berdasarkan jumlah penduduk yang telah divaksin dan posisi ke-6 di dunia berdasarkan jumlah dosis yang telah terdistribusi.

Meski demikian, Menkominfo tidak ingin terlena dengan capaian luar biasa tersebut dan akan tetap fokus untuk mewujudkan strategi percepatan vaksinasi covid-19, hingga minimal tercapai 70% penduduk Indonesia tervaksin sebelum tahun 2021 ini berakhir.

Untuk meraih capaian tersebut, Menkominfo akan melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan target vaksinasi harian menjadi 2,5 juta vaksinasi per hari ke setiap kabupaten/kota. Membuka sebanyak-banyaknya pos vaksin di berbagai daerah juga dilakukan demi mendorong terwujudnya target capaian vaksinasi per hari.

Inti siaran pers covid-19 di atas bisa Anda tinjau dari informasi berikut:

  • What: Vaksin Moderna.
  • Where: Indonesia.
  • When: Dikeluarkan izin pendistribusian Vaksin Moderna (Emergency Use Authorization atau EUA) pada tanggal 2 Juli 2021, dan sejak 11 Juli 2021 vaksin Moderna tengah didistribusikan ke seluruh Indonesia sebanyak 3.000.060 dosis. Kedatangan vaksin Moderna ke-108 pada tanggal 30 Oktober 2021 memasok 819.600 dosis.
  • Why: meskipun stok vaksin dalam negeri sudah terjamin, guna melawan hoax yang menghambat progres vaksinasi diperlukan juga upaya pemerintah untuk memasifkan edukasi pentingnya melakukan vaksinasi covid-19 kepada masyarakat.
  • Who: Johnny G. Plate, Menteri Komunikasi dan Informatika.
  • How: Menkominfo akan melakukan berbagai terobosan guna meningkatkan target vaksinasi harian menjadi 2,5 juta vaksinasi per hari ke setiap kabupaten/kota dengan membuka sebanyak-banyaknya pos vaksin di berbagai daerah juga dilakukan demi mendorong terwujudnya target capaian vaksinasi per hari. Sehingga, berkat Johnny G. Plate, Indonesia menempati posisi ke-5 di dunia berdasarkan jumlah penduduk yang telah divaksin dan posisi ke-6 di dunia berdasarkan jumlah dosis yang telah terdistribusi.

Anda sudah mempelajari contoh rilis covid-19, kami juga akan menerbitkan contoh rilis dalam tema lainnya.

Contoh rilis lainnya bisa Anda baca di tag (contoh release).

Selamat mencoba.

Tinggalkan komentar

Join Afiliasi Publikasimedia.com

Komisi Hingga Rp5.000.000

Program afiliasi iklan media nasional Indonesia dengan komisi hingga Rp5.000.000, daftar gratis sekarang!