Brand Awareness adalah Kunci Pemasaran, Ini Alasan Kenapa Penting untuk Bisnis

Kesadaran merek atau brand awareness adalah tujuan utama dari pemasaran. Hal ini juga menjadi kunci strategi pemasaran secara umum.

Biasanya upaya tersebut dilakukan untuk mempromosikan produk baru atau mengangkat produk lama yang telah usang.

Segala upaya brand awareness akhirnya mengarah pada satu tujuan yaitu membangun keakraban dengan konsumen.

Sama seperti seorang teman yang sudah akrab, pada akhirnya konsumen akan kenal dan mengingat Anda. 

Lebih lengkapnya, simak definisi brand awareness menurut para ahli berikut ini.

Pengertian Brand Awareness

Menurut Rossiter dan Percy (1987, 1997), brand awareness adalah kecakapan konsumen mengidentifikasi suatu brand secara rinci sebelum membelinya.

Rincian yang dimaksud mencakup hal-hal seperti fitur, bentuk, warna, dan lain-lain.

Sementara Nate Mendenhall, manajer iklan digital di Resource Digital, menjelaskan sedikit berbeda.

Brand awareness adalah tentang seberapa baik konsumen mampu mengingat brand Anda saat tiba-tiba kepikiran suatu hal.

Manusia bereaksi terhadap berbagai hal dengan stimulasi yang berbeda. Pada prosesnya, otak akan mengingat satu hal dan harapannya itu adalah brand Anda.

Inilah tujuan brand awareness, yaitu supaya brand ada di top of mind saat seseorang sedang memikirkan sesuatu yang relevan.

Contoh Brand Awareness

Di suatu siang yang panas Anda kehausan dan ingin minum sesuatu yang dingin dan segar. 

Entah bagaimana, tiba-tiba ada dorongan dalam diri Anda untuk membeli Coca Cola. Di antara sekian banyak brand, kenapa bisa muncul Coca Cola di pikiran?

Bisa jadi Anda mengingat warnanya, yaitu merah.

Anda bisa saja punya referensi lain, tetapi top of mind sebagian orang tertuju pada brand minuman bersoda tersebut.

Pasalnya brand awareness Coca Cola sudah sangat kuat karena telah dibangun selama puluhan tahun. 

Pentingnya Brand Awareness

Brand awareness adalah langkah awal yang harus dilalui sebuah bisnis sebelum masuk ke jenjang selanjutnya. Tanpa kesadaran merek, produk atau layanan Anda hanya akan jadi alternatif bagi konsumen.

Seperti telah dijelaskan di awal, proses membangun brand awareness sama seperti kita menjalin pertemanan akrab.

Ibaratkan konsumen adalah seorang teman, lalu suatu waktu dia dihadapkan dengan dua pilihan: membeli produk Anda atau milik kompetitor. Mana yang akan dipilih?

Kemungkinan besar, karena sudah berteman, maka dia akan membeli produk Anda. 

Dia membeli karena sudah kenal, tahu wujudnya dan harganya.

Itulah alasan kenapa membangun brand awareness sangat penting. Semakin kuat kesadaran yang dibangun, maka hasil penjualannya pun pasti meningkat.

Belum percaya?

Ada sebuah penelitian yang sudah membuktikan itu. Global banking and finance review mewawancarai 1.063 orang untuk penelitian tentang loyalitas pelanggan. Sebanyak 71% mengatakan mereka perlu mengenali sebuah merek dulu sebelum membelinya.

Tidak heran kalau kemudian mayoritas pemasar menjadikan brand awareness sebagai ujung tombak pemasaran. Jika cara ini berhasil, maka rentetan keberhasilannya akan berbuntut pada semua hal di belakangnya.

Bisa disimpulkan bahwa brand awareness adalah strategi yang dapat memberikan manfaat jangka panjang berupa:

  • meningkatkan penjualan produk atau layanan,
  • membangun hubungan emosional dengan konsumen,
  • menumbuhkan konsumen yang loyal,
  • mendapat prospek dari referensi konsumen.

Perbedaan Brand Awareness dan Brand Image

Banyak yang keliru memahami brand awareness dan brand image. Keduanya berbeda tetapi saling melengkapi dan punya tujuan akhir yang sama untuk bisnis.

Supaya tidak salah, cermati perbedaan brand awareness dan brand image berikut ini.

Parameter PerbandinganBrand ImageBrand Awareness
PengertianPersepsi yang terbangun antara konsumen dan brand.Kemampuan konsumen mengidentifikasi sebuah brand.
TujuanMembuat konsumen lebih dari sekadar tahu tentang suatu brand.Membuat konsumen mengenal, tahu dan mengingat brand.
ContohTaglineAtribut fisik (bentuk, warna, logo, dll)

Secara urutan, dalam strategi pemasaran brand awareness ada di awal. Setelah orang sudah kenal dan ingat, baru akan dibentuk persepsi atau image.

Analoginya seperti jika Anda sudah mengenal teman secara akrab, maka akhirnya pasti akan tahu kebiasaannya, makanan favoritnya dan lain-lain.

Membangun Brand Awareness

Brand awareness adalah elemen penting untuk bisnis Anda. Dibutuhkan usaha ekstra untuk membangun dari awal, tetapi yang tidak kalah sulit adalah mempertahankannya. Jika Anda ingin tahu caranya, salah satunya adalah dengan publikasi di media online nasional.

Tinggalkan komentar

Join Afiliasi Publikasimedia.com

Komisi Hingga Rp5.000.000

Program afiliasi iklan media nasional Indonesia dengan komisi hingga Rp5.000.000, daftar gratis sekarang!